PMII Komisariat STAI DDI Maros Gelar Dialog “Transformasi Digital dalam Gerakan PMII” dan Buka Bersama
Maros, 18 Maret 2025 – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI DDI Maros mengadakan dialog bertajuk “Transformasi Digital dalam Gerakan PMII”, yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama. Kegiatan ini berlangsung di Musholla Al Ma’arif STAI DDI Maros dan dihadiri oleh para kader PMII, serta sejumlah alumni dan tokoh masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap inisiatif ini.
Dalam sesi dialog, Sahabat senior Sabaruddin akrab disapa Cilos sebagai pemantik utama menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung gerakan organisasi. Ia menjelaskan bahwa di era digital, PMII harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna efektivitas kaderisasi, advokasi dan Gerakan sosial. Transformasi digital bukan hanya sekadar penggunaan media sosial, tetapi juga mencakup strategi digitalisasi dalam pengelolaan organisasi, kampanye sosial, dan penguatan jaringan kader. Selain itu, ia menekankan pentingnya literasi digital bagi para kader agar dapat menggunakan teknologi secara bijak dan produktif tanpa menghilangkan ruang ruang diskusi dan minat baca buku. menurutnya; sentuhan emosional tidak akan tergantikan oleh sentuhan layer.
Ketua PMII Komisariat STAI DDI Maros dalam sambutannya menegaskan bahwa perubahan zaman menuntut organisasi mahasiswa untuk terus berkembang dan berinovasi. Oleh karena itu, kader PMII harus mampu menguasai berbagai platform digital untuk memperkuat eksistensi dan perjuangan organisasi. Ia juga menyoroti bahwa digitalisasi dapat menjadi alat yang efektif untuk membangun solidaritas, meningkatkan keterlibatan kader, serta menyebarkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan secara lebih luas.
Sesi dialog ini juga menjadi wadah bagi para kader untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan serta peluang dalam menerapkan transformasi digital di lingkungan organisasi. Beberapa kader menyampaikan gagasan inovatif, seperti optimalisasi website dan media sosial sebagai sarana edukasi dan advokasi.
Setelah sesi dialog, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan. Momentum ini semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di antara para peserta. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat rasa persaudaraan serta semangat perjuangan dalam mengembangkan organisasi.
Diharapkan, kegiatan ini memberikan output transformasi digitalisasi dalam organisasi dan menjadi titik awal bagi kader PMII STAI DDI Maros untuk lebih aktif dalam memanfaatkan teknologi dalam pengembangan kader. Dengan semangat transformasi digital, PMII diharapkan mampu terus berkembang sebagai organisasi yang adaptif, inovatif, dan berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
